NADARAKYAT.COM,INHU – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sukses mewarnai gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dua usulan krusial yang dibawa oleh organisasi kepemudaan ini mendapat respons positif dan langsung diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Inhu.
Acara strategis yang berlangsung di Gedung Dang Purnama, Rengat, pada Jumat (05/06/2026) ini dipimpin langsung oleh Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama Wakil Bupati Hendrizal, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, DPRD, dan tokoh masyarakat.
Dua Isu Krusial GAMKI: Pemuda Tani dan Hak Anak Pedalaman
Melalui Sekretaris DPC, GAMKI Inhu menyuarakan aspirasi yang menyentuh sektor penguatan pemuda dan pemenuhan hak dasar masyarakat di wilayah terisolir.
Keterlibatan Pemuda dalam Ketahanan Pangan
GAMKI mendesak agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton, melainkan dilibatkan secara aktif dalam program ketahanan pangan daerah tahun 2027.
Usulan ini disambut hangat oleh Bupati Inhu melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPPH), Roma Doris. Ia menegaskan bahwa program ketahanan pangan akan digulirkan di seluruh kecamatan dan pintu kolaborasi terbuka lebar bagi kader GAMKI.
”Kami menyambut baik usulan ini. Program ketahanan pangan akan berjalan di seluruh kecamatan, dan kami sangat terbuka bagi anggota GAMKI yang ingin berkolaborasi secara nyata di lapangan,” ujar Pak Roma.
Pemerataan Pendidikan di Desa Siambul dan Lantau Lansat
Selain isu pemuda, GAMKI juga menaruh perhatian serius pada nasib anak-anak di wilayah pedalaman Kecamatan Batang Gansal, khususnya di Desa Siambul dan Desa Lantau Lansat.
GAMKI mendesak pemerintah memberikan perhatian khusus agar anak-anak di wilayah tersebut mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Merespons desakan tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Inhu, Evi Irma Manurung menegaskan komitmen Pemkab Inhu untuk mengupayakan pemenuhan hak asasi anak-anak pedalaman agar bisa bersekolah di fasilitas yang memadai.
Bagian dari Rencana Besar Anggaran Rp1,27 Triliun
Aspirasi yang dibawa oleh GAMKI ini menjadi bagian dari dokumen perencanaan daerah tahun 2027, di mana Pemkab Inhu memetakan kebutuhan anggaran mencapai Rp1,27 triliun.
Bupati Ade Agus Hartanto menjelaskan bahwa fokus utama tahun 2027 adalah “Pemantapan Pembangunan Infrastruktur dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Perekonomian Daerah”, yang dijabarkan ke dalam empat pilar prioritas: peningkatan infrastruktur, transformasi sosial, transformasi ekonomi, dan transformasi tata kelola pemerintahan.
”Untuk memenuhi kebutuhan anggaran ini, Pemkab Inhu akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau serta Pemerintah Pusat,” pungkas Bupati Ade.
Selain mengakomodir usulan masyarakat dan kepemudaan, dalam forum tersebut Bupati Ade juga memberikan catatan keras terkait kedisiplinan aparatur sipil (ASN/PPPK), peningkatan layanan rumah sakit daerah, serta sanksi tegas bagi aparatur yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
(S.H)
