Dapodik 2027 Hapus Fitur “Layak PIP”, Oang Tua Wajib Pastikan Dua Data Ini

NADARAKYAT.COM, JAKARTA – Ada perubahan besar dalam penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2027. Melalui Dapodik Versi 2027, Kementerian Pendidikan resmi menghapus fitur “Usulan / Ceklis Layak PIP” di aplikasi sekolah.

Perubahan ini membuat banyak orang tua bertanya-tanya: Lalu harus kemana dan ngapain agar anak tetap dapat PIP?

Pemerhati PIP, KIP, KJP dan Bansos, Oto Subrata, S.E, M.M., CPFM, CVFM menegaskan bahwa mulai 2027 sistem PIP sudah 100% otomatis. Sekolah tidak bisa lagi mengajukan nama siswa secara manual.

“Intinya bukan daftar, tapi memastikan data masuk dan valid di dua tempat ini,” tegas Oto.

Dua Kunci Utama agar Anak Masuk Calon Penerima PIP 2027

1. Pastikan Masuk DTSEN – Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional

Ini adalah sumber data utama yang ditarik pusat untuk menentukan penerima PIP. Jika nama keluarga tidak terdaftar di DTSEN, peluang mendapatkan PIP hampir tertutup.

Cara mendaftarkan ke DTSEN:

1.  Lapor ke RT/RW → Kelurahan/Desa dengan membawa KK, KTP Ortu, Akta Anak, dan Surat Keterangan Tidak Mampu

2.  Ajukan secara mandiri lewat Aplikasi “Cek Bansos” Kemensos, menu “Daftar Usulan”

3.  Datang langsung ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota

2. Pastikan Data di Dapodik/EMIS 100% Valid

Validasi data siswa di Dapodik untuk sekolah umum dan EMIS untuk madrasah tetap menjadi tugas sekolah. Namun peran orang tua sangat krusial untuk memastikan.

Data yang wajib 100% sama dengan KK dan Dukcapil: NIK, Nama, Tempat Tanggal Lahir, Nama Ibu Kandung, dan Alamat. 

“Kalau ada beda 1 huruf saja, sistem akan gagal membaca. Otomatis gugur,” jelas Oto.

Alur Baru Penyaluran PIP 2027

Sistem baru ini berjalan otomatis tanpa intervensi sekolah:

1.  Pusat Tarik Data dari DTSEN + DTKS + Dapodik/EMIS

2.  Sistem SIPintar Seleksi Otomatis dan menerbitkan SK PIP

3.  Sekolah Mengumumkan nama siswa yang tercantum dalam SK

4.  Orang Tua Aktivasi ke Bank untuk pencairan dana

Dengan sistem ini, kalimat “Pak Bu tolong masukin anak saya” ke pihak sekolah sudah tidak berlaku lagi.

Oto mengimbau seluruh orang tua untuk segera mengecek dan memperbaiki data mulai dari sekarang. Jangan tunggu dekat pembukaan tahun ajaran baru.

“Pastikan 2 pintu ini terbuka: Data Anda ada di DTSEN, dan data anak Anda di Dapodik benar. Kalau dua ini beres, insyaAllah rezeki PIP akan mengalir,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *