Klarifikasi NH dan HG: Tuduhan “Pelakor” dan “Lonte” terhadap Cha Tidak Benar

Ket Fhoto: Akte Cerai NH dan HG yang sengaja diburamkan demi menjaga Asas

NADARAKYAT.COM,INHUSeorang wanita berinisial Cha akhirnya mendapat klarifikasi terbuka terkait tuduhan sebagai “pelakor” dan “lonte” yang sempat beredar dan disampaikan NH melalui mantan suaminya, HG.

Klarifikasi disampaikan HG kepada wartawan, Kamis (6/8/2026) di Pematang Reba. Dalam keterangannya, HG menegaskan bahwa dirinya dan NH alias Butet telah resmi bercerai sejak enam tahun lalu.

“Berdasarkan dokumen hukum yang sah, saya dan NH telah resmi bercerai. Perceraian itu sudah diputus pengadilan yang berwenang dan dibuktikan dengan Akta Cerai yang berkekuatan hukum tetap,” ujar HG.

HG menjelaskan, tuduhan yang mengaitkan Cha sebagai orang ketiga tidak memiliki dasar. Sebab, perceraiannya dengan NH terjadi jauh sebelum Cha mengenal dirinya.

“Saudari Cha baru saya kenal sekitar satu bulan lalu. Jadi perkenalan itu terjadi jauh setelah saya dan NH bercerai enam tahun sebelumnya. Karena itu tuduhan pelakor tidak berdasar,” jelasnya.

Peristiwa pemicunya terjadi pada Sabtu malam (2/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu Cha sedang ngopi bersama teman di sebuah kafe di Pematang Reba. Tiba-tiba NH datang dan melabrak Cha di depan pengunjung lain.

Meski begitu, HG mengaku tidak ingin memperpanjang polemik. Ia menyebut kepentingan anak menjadi alasan utama untuk meredam persoalan.

“Saya tidak ingin memperpanjang persoalan ini. Saya tetap memprioritaskan masa depan anak. Saya juga memohon kepada keluarga Cha yang merasa dirugikan agar tidak membawa masalah ini ke jalur hukum,” kata HG.

Cha, selaku pihak yang dituduh, mengaku telah menerima permintaan maaf secara tertulis dari NH. Ia juga menerima permintaan maaf yang disampaikan kepada keluarganya.

“Saling memaafkan itu indah di hadapan Allah. Saya sudah menerima klarifikasi tertulis dari NH dan permintaan maaf kepada keluarga saya. Itu pertimbangan utama saya,” tutup Cha.

Dalam kesempatan yang sama, HG mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi.

“Jangan mudah menyampaikan atau menyebarkan tuduhan yang belum didukung bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Mari kita jaga nama baik semua pihak,” imbaunya.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang beredar dan memulihkan nama baik Cha di tengah masyarakat.

(S.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *