Polres Monitoring Jagung Dan Cabai Petani, optimalkan lahan produktif di Inhu Guna Menyokong Ketahana Pangan

NADARAKYAT.COM,INHUDukungan Polres Indragiri Hulu terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional terus digencarkan. Selain melakukan pendampingan, jajaran Polres juga rutin memonitor perkembangan komoditas jagung dan cabe yang dikelola masyarakat di berbagai wilayah.

Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Aiptu Misran, SH menyampaikan keterlibatan personel Polri di sektor pertanian merupakan wujud nyata mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan hingga ke tingkat desa.

“Kami ingin memastikan program ketahanan pangan berjalan dan memberi dampak langsung ke masyarakat. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan bisa memotivasi warga untuk terus memanfaatkan lahan secara produktif,” ujar Aiptu Misran, Kamis (3/7/2026).

Salah satu kegiatan monitoring dilakukan Polsek Lirik pada Jumat (3/7/2026) pukul 10.00 WIB. Dipimpin IPDA Puji Widodo bersama Aiptu Alex Candra, personel mengecek pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan milik PT Pertamina EP Lirik.

Lahan seluas 1 hektar tersebut dipinjamkan dan dikelola Kelompok Tani Berkah Tani, Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik. Jagung ditanam sejak 29 April 2026 dan saat pengecekan usia tanaman sudah 66 hari.

Meski sempat terganggu hama ulat daun dan cuaca panas ekstrem, perawatan dari kelompok tani tetap dilakukan agar tanaman tumbuh optimal hingga panen.

“Monitoring ini penting agar kami tahu langsung kondisi di lapangan. Sekaligus memberi semangat kepada petani supaya konsisten mengelola lahan,” kata Aiptu Misran.

Di hari yang sama, Polsek Pasir Penyu juga turun ke Desa Petalongan, Kecamatan Pasir Penyu. Bhabinkamtibmas Aiptu H. Nainggolan, SH mengunjungi warga yang tengah menyiapkan lahan pekarangan untuk budidaya cabe skala rumah tangga.

Dalam dialog bersama warga, Aiptu Nainggolan menekankan pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus peluang menambah penghasilan.

Warga dimotivasi untuk mengembangkan pertanian mandiri. Dengan begitu, ketersediaan pangan di lingkungan masing-masing dapat lebih terjaga.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berupa imbauan. Polri juga mendorong kesadaran bahwa lahan yang selama ini belum dimanfaatkan bisa menjadi sumber pangan bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Polres Inhu berharap budaya bertani semakin hidup di tengah masyarakat. Sinergi antara kepolisian, kelompok tani, pemerintah desa, dan perusahaan penyedia lahan dinilai menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

(S.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *