Sinergi Polri dan Warga, Polsek LBJ Dampingi Budidaya Timun di Desa Pontian Mekar untuk Perkuat Ketahanan Pangan

NADARAKYAT. COM,INHUDukungan Kepolisian terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Bukti nyata terlihat melalui kegiatan sambang dan pendampingan Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Batu Jaya kepada warga pengelola perkebunan skala kecil di Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Selasa 2 Juni 2026 sekira pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan dipimpin langsung Bhabinkamtibmas Brigadir Inhu Saputra Azhari. Fokus pendampingan kali ini pada budidaya tanaman timun yang dikelola warga secara mandiri di lahan pekarangan.

Kapolsek LBJ IPDA Daniel Okto S, S.E., M.H melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kepada warga. Beliau menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan yang selama ini belum tergarap maksimal. Menurutnya, lahan sempit di sekitar rumah bisa menjadi sumber pangan keluarga jika dikelola dengan baik dan konsisten.

“Pendekatan pemolisian masyarakat yang humanis dan solutif kami gunakan untuk memotivasi warga memanfaatkan lahan secara produktif. Tujuannya agar ketahanan pangan kokoh mulai dari tingkat desa hingga nasional,” ujar personel Polsek LBJ saat berdialog dengan petani.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga berdiskusi langsung dengan warga. Topiknya seputar teknik perawatan tanaman timun, pemanfaatan pupuk organik, hingga strategi pemasaran hasil panen agar bernilai ekonomi. Warga diberi motivasi agar tidak hanya mengandalkan lahan luas, tetapi mulai dari pekarangan rumah.

Kapolsek LBJ menegaskan, Polsek Lubuk Batu Jaya berkomitmen menguatkan dukungan terhadap program strategis pemerintah di bidang pangan. Komitmen itu diwujudkan lewat kegiatan sambang rutin dan pendampingan langsung kepada petani. Langkah ini dinilai efektif karena Polri hadir sebagai mitra, bukan hanya sebagai aparat keamanan.

“Selain menjaga kamtibmas, kami juga punya tanggung jawab moral mendorong masyarakat mandiri secara ekonomi. Ketahanan pangan dimulai dari dapur dan pekarangan sendiri,” tambah personel Polsek LBJ.

Antusiasme warga terlihat jelas. Masyarakat Desa Pontian Mekar menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas. Mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman mengelola tanaman pangan. Warga menilai kehadiran polisi yang turun langsung ke kebun memberi semangat baru untuk terus bertani.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan. Sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara optimal, produktif, dan berkelanjutan. Dengan begitu, ketersediaan pangan di tingkat desa dapat dipenuhi sendiri tanpa harus bergantung penuh pada pasokan dari luar.

Polsek LBJ menyebut gerakan ini menjadi bukti sinergitas antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi tiga pilar ini diharapkan menjadi model penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan LBJ dan sekitarnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ada kendala berarti. Warga dan petugas berbaur dalam suasana kekeluargaan sambil meninjau langsung pertumbuhan tanaman timun milik warga.

Ke depan, Polsek LBJ berencana memperluas pendampingan ke komoditas pangan lain seperti cabai, sayur daun, dan tanaman obat keluarga. Harapannya, setiap rumah di Desa Pontian Mekar bisa memiliki “lumbung pangan mini” yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Langkah humanis Polri ini mendapat apresiasi dari warga. Mereka berharap kegiatan serupa terus berlanjut agar pengetahuan dan semangat bertani tidak berhenti di tengah jalan.

(S.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *